Hati Yang Berdzikir
Hati merupakan Komponen bagian tubuh yang sangat mendominasi dalam melakukan perubahan dalam kehidupan umat manusia. Jika hati sedang terkontaminasi pikiran dendam, dan hati memendamnya tanpa berusaha untuk melepaskannya, maka yang terjadi hati itu akan berbalik menyerang pikiran menjadi terus memikirkan rasa dendam tersebut, dan bisa jadi akibat hati yang menyerang balik pikiran akan berakibat ke perilaku kita yang tidak sesuai dengan norma agama. Seperti tejadinya pembunuhan, bahkan ektrimnya pergi ke dukun santet untuk melakukan hasrat hatinya yang menyimpan dendam kepada temannya, tetangganya dan kerbatnya.
Begitupun sebaliknya jika Hati kita terus diisi dengan hal-hal yang baik,seperti berdzikir atau selalu berpikir tentang hal-hal baik sehingga hati akan terus terisi dengan hal-hal baik, maka hatipun akan merespon baik dan mengirim kembali hal-hal yang baik ke pikiran kita, sehingga amal badaniah kitapun akan baik. Sebagaimana Sabda Nabi Muhammad SAW dalam hadist yang diriwayatkan Imam Bukhori dan Muslim,”Ketahuilah, Sesungguhnya dalam Badan itu ada segumpal Daging, bila baik maka niscaya semua anggota badannya baik pula, Namun bila ia rusak maka niscaya semua anggota badannya akan rusak pula, dan ketahuilah bahwa ia adalah hati”.
Berdzikir atau selalu mengingat Allah adalah merupakan amalan yang dahsyat yang akan merubah seluruh perilaku kita dalam kehidupan sehari hari. Berdzikir akan menghasilkan respon positif kepada hati dan pikiran kita yang akan diteruskan ke seluruh anggota tubuh kita untuk berbuat sesuai yang diintruksikan hati dan pikiran kita. Keutamaan orang berdzikir sangat jelas sekali, sehingga Nabi Muhammad sendiri memposisikan orang yang berdzikir disuatu posisi yang tertinggi dan mengumpamakannya seperti antara orang hidup dan orang mati. Dalam sabdanya yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Muslim, Beliau Bersabda:” Perumpamaan orang yang berdzikir (mengingat) kepada Rabbnya dengan orang yang tidak berdzikir kepada Rabbnya seperti orang hidup dan mati”.
Pergunakanlah pagi,siang, petang,malam untuk selalu berdzikir mengingat Sang Pencipta Alam Semesta, supaya kehidupan kita tetap dalam penjagaannya. Siapa yang tidak mau kehidupannya selalu dalam lindungan-Nya. Tak Satupunpun Makhluk akan mampu mencelakakan kita jika kita berada dalam lindunganNya. Orang-orang yang telah mampu mempergunakan waktunya untuk selalu berdzikir kepada Allah, hatinya selalu dihiasi oleh cahaya Allah (Nurrullah). Tidak ada ketakutan,kesedihan,kesengsaran dalam kehidupannya,karena semuanya telah ia serahkan kepada yang diingatnya (Allah), dalam hatinya hanya dipenuhi oleh Asma-asma Allah. Sehingga yang ada didunia ini hanyalah perwujudan kekuasaan Allah, semua atas kehendak Allah, segala-galanya hanya Allah. Tak pernah terlintas dihatinya untuk sedetikpun melupakan Allah. Orang seperti inilah yang akan mereguk kenikmatan hakiki yang dijanjikan Allah kepada Makhluknya. Semoga Allah menganugerahkan kekuatan, kenikmatan kepada kita untuk selalu berdzikir mengingat Allah setiap detik kehidupan Kita, Amiin…
—(Henda for lawangilmu)—
email:lawangilmu@gmail.com
“masuklah melalui pintu (lawang) manapun yang engkau bisa untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat”